Jalan-Jalan Hemat di Malaysia – Day 1 (Kuala Lumpur)

Day 1

Cat: Waktu yang digunakan adalah waktu Malaysia

————————————————————-

10.00 – 11.00 (tiba di Bandara KLIA2)

  • Tiket Bus: RM 10/ orang
  • Air mineral: RM 2.90/orang
  • SIM card + paket internet seminggu merk DIGI: RM 26

Karena kita tidak membawa bagasi, nggak perlu repot untuk nunggu barang di conveyor belt. Langsung pergi ke imigrasi.

Oh ya, kalau kita naik low cost carrier, tentunya kita akan mendarat di KLIA2. Kebanyakan turis akan naik taksi atau KLIA ekspress (ituloh, kereta dari KLIA ke pusat kota Kuala Lumpur). Jangan ditiru!  Langsung pergi ke lantai 1 (atau cari papan penunjuk arah yang ngebantu kita untuk pergi ke loket bus).

Kami memesan tiket ke Puduraya naik bus dengan nama armada Star Shuttle. Shuttle bus ini berangkat setiap jam. Rombongan kami sendiri kebagian star shuttle jam 11.00.

Oh ya, karena kita kehausan, kita beli air minum di bandara. Untuk belanja hemat di bandara, cari 7eleven atau KK yang harganya standar. Beli air mineral yang ukuran 1500ml untuk setiap orangnya dan botolnya jangan dibuang! Kita bakal pakai botol itu setiap hari untuk ngisi air gratisan di bandara, hotel, dan tempat umum lainnya.

Kenapa harus beli air minum yang gede? Karena kita bakal banyak jalan dan pasti cepet haus. Nanggung beli botol kecil.

—————————————————

11.00 – 12.30 (jalan menuju Kuala lumpur di bus)

perjalanan memakan waktu agak lama, saya sarankan untuk tidur aja sekalian nyimpen tenaga. Oh ya, bus bakal berhenti tiga kali yakni di KLIA (oops, hati-hati, disini ada KLIA dan KLIA2), Hentian duta, dan puduraya, pastikan ntar turun di puduraya!

—————————————————–

12.30 – 13.30 (check in hotel, unpack, persiapan ke luar)

  • Hotel: RM80/ room/ night (@RM26.6), langsung check in untuk dua malam
  •  harga lebih mahal saat weekend!

Hotel? Nggak mahal tuh? Bukannya mendingan check in di share dorm?

Di share dorm daerah pasar seni, check in per malam dan per orangnya itu RM24. Kamar mandi dan toiletnya di luar (dipakai bersama), kamarnya juga dicampur cewek-cowok.

Sedangkan di budget hotel yang saya temukan ini, kamarnya dipakai untuk tiga orang (double bed dan single bed), kamar mandi dan toilet pribadi, air panas, dan wifi. Cuma beda RM2, tapi fasilitasnya beda banget. Ditambah hotel ini posisinya deket dengan stasiun bus dan stasiun MRT. Oh ya, letak hotel ini ada di Chinatown, pusatnya oleh-oleh murah. Hihiihi.

Nama hotelnya, Petailing Street Hotel (buka websitenya disini).

Direction: dari tempat turun bus, di sebrang jalannya, cari gerbang yang bertuliskan “petailing street”, masuk ke gerbang itu kemudian jalan lurus aja. Nggak jauh setelah simpang pertama di sebelah kanan, ada ruko yang diatasnya bertuliskan “petailing street hotel” lantai 1. Hati-hati, hotelnya agak tersembunyi karena didepan gedungnya banyak pedagang kaki lima.

Kalau bingung nyari hotelnya, silahkan telpon yang punya hotel, yakin deh dia bakal mau nunjukkin jalan ke hotelnya.

Kontak petailing street hotel: +60320 325988

4

gerbang petailing street

petailing street

jalan masuk ke hotel, di sebelahnya ada money changer. Hotelnya mesti naik satu lantai ke tingkat atas

Untuk petualangan kita selanjutnya, kami serombongan cuma bawa satu tas ransel per orang yang isinya sepatu, payung, air minum (yang botolnya kita beli di bandara dan kita isi ulang di hotel), paspor, dompet, dan cemilan.

—————————————

13.30 – 16.00 (makan siang, KL city gallery, dataran merdeka, dll.)

  • Makan siang: RM 11,5/ grup (@ RM 3.9/ person)
  • HTM KL city gallery: RM 5/ person
  • Souvenir: RM 2/ person

Pastikan sudah isi ulang minum yang penuh dari hotel!

Untuk menghemat biaya, kita serombongan selalu pesen makan dua porsi dimakan bertiga dan tanpa memesan minuman.

Cari tempat makan siang di pinggir jalan (InsyaAllah halal) karena disana makannya lebih murah. Harga setiap menu rata-rata hampir sama. Segini-segini juga. Kami makan di tempat makan yang nggak jauh dari terminal puduraya (tiga menit jalan dari hotel).

Eh, udah isi paket internet di bandara kan? Kalau bingung nyari jalan, silahkan cari di GPS “KL city gallery”. Internetnya jangan dipake video call yak! Ntar batrei cepet abis. Gunakan smartphone untuk GPS.

Jalan kaki menuju KL city Gallery nggak bakal ngebosenin meskipun cukup jauh (20 min jalan kaki) karena kita bakla ngelewatin bangunan-bangunan bersejarah di Kuala Lumpur. Bawaannya jadi pengen selfie mulu (ini jugalah yang bikin rombongan kami berjalan lebih lama dari yang seharusnya).

KL city gallery adalah museum sejarah kota Kuala Lumpur. Disana juga ada maket Kuala Lumpur yang bener-bener lengkap serta pameran perencanaan pembangunan Kuala Lumpur sampai 20 tahun kedepan. Ngeliatnya bikin merinding! Wah wah, perencanaan mereka emang oke.

Tiket masuk KL city gallery ini bisa di redeem alias dibalikin lagi tapi bukan dalam bentu duit melainkan potongan harga untuk membeli souvenir. Kalau mau yang bener-bener gratis, ambil aja gantungan kunci yang harganya RM5.

Saya mengambil souvenir pembatas buku yang harganya RM 7 jadi setelah dipotong harga tiket, saya cuma bayar RM 2 untuk sebuah pembatas buku dari kayu.

Persis didepan KL city gallery, ada dataran merdeka tempat proklamasi Malaysia jaman baheula, ada tiang bendera paling tinggi di Malaysia, ada perpustakaan kota, serta beberapa museum seperti museum tekstil dan museum musik. Selain museum, kita bisa menikmati tempat-tempat tersebut secara gratis tis tis..

———————————–

16.00 – 17.30 (Pasar seni)

Dari KL city gallery, kami serombongan jalan kaki lagi ke pasar seni.

Setelah itu kita langsung ke pasar seni. Ke pasar seninya juga jalan kaki (10 min jalan kaki). Di pasar seni itu ada berbagai jajanan, souvenir, bahkan ada yang buka usaha meramal. Kalau lagi iseng, boleh dicoba😀

Kalau kami sih, atas nama jalan-jalan hemat duit emang nggak beli apa-apa disini. Emang uma liat-liat aja, mwihihi. Tapi kalau emang traveler sekalian tidak sekere kami-kami ini, silahkan sempatkan diri beli jajanan di pasar seni. Nggak terlalu mahal kok, jajan makanan harganya dari RM 1 – RM 10.

————————————————

17.30 – 20.30 (Twin tower!!)

  • Yoghurt: RM 2.9/ person

Agenda wajib kalau di Malaysia. Belum ke Malaysia namanya kalau belum pernah ke twin tower!

Dari pasar seni kita naik GOKL alias bus gratisan yang keliling kota Kuala Lumpur. Naik busnya persis di stasiun yang ada didepan Pasar Seni.

Direction: naik bus GOKL purple line, turun di bukit bintang, pindah naik green line, turun di KLCC

Kami mengusahakan untuk tiba di twin tower sore hari supaya bisa dapet foto suasana siang di twin tower. Setelah itu kita jalan-jalan kedalem Suria (mall yang ada di Lt 1 – Lt 4 twin tower). Mall nya itu bagaikan MOI (mall of Indonesia), serba mahal! Jadi kita cuma mampir ke supermarketnya dan beli yoghurt (sedih banget ya!).

Berbekal yoghurt dan beberapa cemilan yang kita beli dari hotel, kita kembali ke luar, ke taman twin tower. Disana kita makan cemilan dan yoghurt sambil menunggu matahari terbenam. Setelah malem dan lampu twin tower nyala, mulai deh kita foto-foto suasana malam twin tower.

Udah malem, balik ke hotelnya pake GOKL lagi, biar gratis tis tis, hihihi.

————————————

20.30 – 23.00 (Chinatown)

  • Chesnut: RM 5/ person
  • Makan malem: RM13/grup (@ RM 4.3/ person)

Dari twin tower, kita kembali ke hotel dengan GOKL

Direction: Naik GOKL green line didepan twin tower, turun di pavilion. Dari pavilion naik Purple Line GOKL turun di Pasar Seni. Dari pasar seni, jalan kaki kembali ke Chinatown.

Takut keesokan harinya nggak ada waktu, kita memutuskan untuk menjelajahi Chinatown malam itu. Yang bisa saya bilang adalah, di Chinatown lah tempat membeli gantungan kunci, kaos, tas kw, souvenir oleh-oleh termurah. Berhubung saya udah pernah kuliah di Malaysia dan udah keseringan bawa oleh-oleh, keluarga saya memang berpesan untuk nggak bawa oleh-oleh. Jadi saya cuma menemani dua teman saya berbelanja oleh-oleh.

Sebagai info, harga oleh-oleh disini berkisar:

Gantungan kunci (RM 10/ 6 atau 8 buah, tergantung bentuk gantungan kuncinya)

Pembatas buku (RM 10/ 12 buah)

Magnet (RM 2 – RM 7, tergantung model)

Kaos (RM 10 – RM 20, tergantung model dan ukuran)

Ah ya, dulu jaman-jaman kuliah dulu, selagi nunggu bus dari Kuala Lumpur ke tempat kuliah saya di Malaysia utara, saya selalu membeli chesnut disini. Jadi hari ini saya kembali membeli chesnut. Uuh, masih manis dan enak.

Sebenernya Papa juga ketagihan chesnut semenjak saya membelikan beliau chesnut sewaktu ke Malaysia sekeluarga. Tapi ya kali aja! Hesnut itu enaknya dimakan panas-panas, nyampe Indonesia udah dingin dan nggak enak!

Selesai beli oleh-oleh kami serombongan kembali ke hotel, tidur, untuk mempersiapkan tenaga esok hari.

Sekian Day 1 jalan-jalan murah di Malaysia, tunggu postingan saya untuk hari-hari berikutnya. Oh ya, Day 2 kita nggak akan menjelajah Kuala Lumpur melainkan pergi ke Selangor untuk berkunjung ke iCity (semacam theme park) dan menjelajahi kota Shah Alam.

Total biaya hari ini jadi: RM 88.6 alias Rp. 310,100

Sebelum Berangkat, Day 1 (Kuala Lumpur), Day 2 (Selangor), Day 3 (Melaka), Day 4 (Kuala Lumpur dan sekitarnya)

Satu pemikiran pada “Jalan-Jalan Hemat di Malaysia – Day 1 (Kuala Lumpur)

  1. Ping balik: Jalan-jalan Hemat di Malaysia – Sebelum keberangkatan | Angel's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s